Red-Portal

Perbandingan Standar Hidup Indonesia

Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas standar kehidupan suatu negara :
1. Pertumbuhan ekonomi
2. kualitas Infrastruktur dalam memberikan pelayanan kurang memadai
3. perkapita suatu daerah di suatu negara, pendapatan penduduk
4. tingkat kemiskinan


Masalah yang dihadapi bangsa indonesia dalam upaya peningkatan standard of living dalam ruang lingkup mikro atau masalah yang timbul dari dalam negri dapat dilihat dari beberapa tabel dibawah ini sehingga dapat dijadikan indikator atau tolak ukur atau mungkin motivasi bagi pemerintah secara khusus dan bagi kita semua warga Indonesia secara umumnya sehingga Indonesia kedepannya menjadi lebih baik dan maju disegala bidang dan tercapai semua tujuan negara serta terwujudnya harapan-harapan para pahlawan dan para pendiri bangsa Indonesia. Dari beberapa factor yang telah disebutkan diatas, hampir seluruhnya di dalam HDI ( Human Development Indeks ) Indonesia berada di peringkat menengah. Namun sebelun kita membandingkan Indonesia dengan Negara lain atau Negara tetangga yang masih dalam satu regional, terlebih kita melihat kondisi masyarakat Indonesia hasil survey dan penelitian BPS ( Badan Pusat Statistik ) Indonesia
Berikut adalah daftar beberapa kondisi yang mempengaruhi / factor tingkat standar hidup suatu Negara ( Indonesia )

Tingkat rata-rata angka melek huruf penduduk berusia 15 th keatas seluruh provinsi di Indonesia

Angka melek huruf tahun 2007 terendah terdapat di Provinsi Papua yaitu untuk
laki-laki sebesar 81.01% sedangkan perempuan hanya 68.78%.

Tingkat melek huruf / pendidikan juga mempengaruhi tinggi rendahnya standar hidup seseorang. Tabel di atas merupakan jumlah total penduduk Indonesia ( semua propinsi )
Melek huruf baik laki-laki maupun perempuan dalam prosentase.

Rata-rata lama sekolah menurut jenis kelamin penduduk Indonesia tahun
2006-2007

Rata-rata lama sekolah laki-laki lebih besar jika dibandingkan dengan perempuan,
DKI Jakarta memiliki nilai tertinggi yaitu sebesar 10.70 untuk laki-laki dan 9.60
perempuan.


Faktor lain yang mempengaruhi standar hidup adalah harapan hidup ( kesehatan ) kita akan melihat hasil survey yang dilakukan oleh BPS terhadap masyarakat Indonesia, dalam tabel estimasi angka harapan hidup seluruh propinsi yang ada di Indonesia,

Estimasi Angka Harapan Hidup seluruh propinsi indonesia
Table 2005-2015

Angka harapan hidup tertinggi periode 2010-2015 (2012) berada di Provinsi DKI Jakarta yang berati harapan hidup penduduk DKI Jakarta sampai umur 75.84 tahun
Tingkat kemiskinan suatu Negara juga sangat menentukan kualitas atau pun standar hidup Negara tersebut, secara otomatis masyarakat yang hidupnya kekurangan akan sulit untuk mencapai standar hidup yang lebih baik, jumlah penduduk di Indonesia cukup banyak. Persebaran atau perputaran uang di Indonesia tidak merata, hampir dari 90 % uang beredar di Indonesia hanya berputar di satu daerah yaitu propinsi DKI Jakarta.

Penduduk miskin tahun 2008 terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur yaitu
sebanyak 6,651.3 ribu jiwa atau 19.02% dari total penduduk miskin di Indonesia.


Dari tabel di atas kita bisa melihat bahwa masih banyak sekali orang miskin di Indonesia hingga akhir tahun 2007, untuk saat ini pun jumlah penduduk miskin di Indonesia semakin meningkat sehingga untuk mencapai standar hidup yang diharapkan akan sulit

Dibawah ini terdapat daftar mata pencaharian penduduk Indonesia :
 Berdasarkan World Development Report 2008:
◦ 68,3% : sektor pertanian
◦ 17,4% : sektor industri
◦ 14,3% : sektor jasa

Dengan melihat kondisi diatas, kita tahu sebagian besar mata pencahariannya sebagai petani atau bekerja pada sektor pertanian. Masih banyak kondisi internal bangsa Indonesia yang sangat memprihatinkan, karma bangsa Indonesia adalah salah satu Negara yang kaya akan sumber daya alam, hampir semua kekayaan yang ada di Negara lain terdapat di Indonesia,wilayah Indonesia berada di iklim tropis sehingga memiliki dua musim, tapi pada kenyataannya kita masih mengimpor beras dari Negara Jepang yang memiliki empat musim,sangat ironi sekali kalau dipikirkan.

Categories: