Red-Portal

ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat seakan tak ada yang tidak bisa dinginkan manusia tidak tercapai atau tidak bisa dilakukan. Begitu banyak kemajuan yang dicapai dalam pesatnya perkembangan IPTEK.Mulai dari teknologi Informasi yang tak ada batasnya sampai pada pengembangan robotic dan sebagainya. Kasus diatas juga salah satu dampak dari perkembangan IPTEK yang begitu cepat.

Bisa dibayangkan entah kapan para pakar iptek telah berhasil membuat robot ataupun cyborg yang kecerdasannya melebihi manusia dengan menggunakan sistem Artificial Intelligence tersebut. Bisa jadi peran manusia sekarang atau pekerjaan manusia semua akan dilakukan oleh robot. Hal yang terpenting adalah jangan sampai kita manusia sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna diperbudak oleh kemudahan-kemudahan yang menjadikan kita malas yang disebabkan oleh ciptaan manusia itu sendiri.

Kembali ke pembahasan mengenai Artificial Intelligence, menurut sumber serupa, AI didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Menurut sumber serupa ada beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotica.

Penggunaan AI sering diimplementasikan perusahaan-perusahaan berbasis teknologi dan informasi di dalam menjalankan operasional perusahaan karna seperti yang terdapat di dalam landasan teori diatas, penggunaan AI dalam operasional perusahaan selain lebih murah dan permanen akan membantu meningkatkan kuantitas produksi dan kinerja perusahaan sehingga perusahaan dapat menekan biaya produksi serta mendapat profit yang maksimal.
`
Dipastikan hampir semua bidang yang berhubungan kehidupan manusia, tidak lepas dari pengaruh Artificial Intelligence, tampa kita sadari kita juga telah “dilayani” oleh keunggulan AI, sebagai contoh, kamera digital yang memiliki kemampuan hampir setara dengan retina mata manusia. Saat ini pun ada beberapa soft ware yang berbasis Artificial Intelligence, dan mempunyai cara kerja atau tekhnik pelacakan(searching) dan pencocokan data(matching) dari informasi awal yang telah ada pada AI, kemudian AI melacak basis pengetahuan untuk mencari pola-pola kondisi yang spesifik dan mencocokan kriteria yang sesuai dengan basis pengetahuan yang dimilikinya, sama halnya dengan expert system, tapi expert system sudah ke sistem komputernya yang berbasis pada kemampuan ahli manusia. Kemampuan pada Expert syestem merupakan pengalaman berkali-kali manusia yang diturunkan ke dalam sistem komputer.


Perbandingan Kecerdasan Buatan dengan Kecerdasan Alamiah
Keuntungan Kecerdasan Buatan dibanding kecerdasan alamiah:
•lebih permanen
•memberikan kemudahan dalam duplikasi dan penyebaran
•relatif lebih murah dari kecerdasan alamiah
•Konsisten dan teliti
•Dapat didokumentasi
•Dapat mengerjakan beberapa task dengan lebih cepat dan lebih baik
dibanding manusia

Keuntungan Kecerdasan Alamiah dibanding kecerdasan buatan
•Bersifat lebih kreatif
•Dapat melakukan proses pembelajaran secara langsung, sementara AI
harus mendapatkan masukan berupa simbol dan representasirepresentasi


Teknologi kecerdasan buatan / Artificial Intelligence(AI) hampir setara dengan kemampuan khusus manusia. Bahkan dibuat untuk menyamai dan mengurangi kesalahan yang biasa dibuat manusia. Lalu, muncul ketakutan, akankah kecerdasan buatan ini menyingkirkan fungsi manusia? Atau yang lebih spesifik, mengisi lapangan kerja
manusia di dunia industri.

Seperti yang tertulis pada awal analisis saya, entah kapan peran manusia akan semakin kurang dan tergantikan ciptaan manusia itu sendiri. Namun
pada akhirnya, manusia tetap diandalkan sebagai pengontrol semuanya. Karena manusia berfungsi sebagai pengambil keputusan final. Artificial Intelligence adalah buatan manusia, Expert System hanya sebuah alat dan merupakan buah karya manusia juga . Saat menanyakan masalah, manusia tahu mana yang lebih baik. Manusia mempunyai kreatifitas yang tinggi, sedangkan kecerdasan buatan harus mendapat masukan berupa simbol dan representasi-representasi, manusia juga memiliki kemampuan untuk menambah pengetahuan sedangkan AI untuk menambanh pengetahuan harus melalui sistem yang dibangun terus menerus setiap ada perubahan dan peningkatan yang diinginkan.

Untuk itu kita harus terus belajar dan selalu haus akan ilmu pengetahuan agar nantinya tidak menjadi manusia yang tertinggal, manusia yang hanya bisa menjadi pengguna dari hasil perkembangan teknologi, tetapi juga bisa menghasilkan sesuatu yang berguna bagi kehidupan manusia di bumi ini denga tetap memperhatikan kelestarian lingkungan kita.

Menyadari sangat berpengaruhnya Artificial Intelligence dalam kehiduapan manusia ke depannya, dibuatnya film karya dari sang maestro Stephen Spielberg berjudul “Artificial Intelligence”. Film ini menceritakan tentang dunia dimasa depan (futuristic). Film ini menggambarkan manusia-manusia yang hidup bersama dengan para robot yang canggih dan merupakan buatan manusia sendiri.

Expert System merupakan salah satu dari bidang yang menjadi penyelidikan AI atau aplikasi dari AI, ada beberapa bidang lainnya seperti, Natural Language Processing (NLP), Speech Recognition, Computer Vision, Robotic, Intelligent Computer Assisted Instruction, Automatic Programming, Planning and Decision Support, untuk expert system dan computer vision sudah dijelaskan pada kasus di atas baik pengertian ataupun spesifikasinya.

Pada Intinya semua hasil ciptaan manusia tidak hanya tertuju pada Artificial Intelligence semata tetapi menyeluruh disemua aspek kehidupan manusia itu bertujuan untuk memudahkan kehidupan manusia, mungkin sebagai salah satu teknologi yang paling banyak mendapat perhatian masyarakat dan para peneliti, AI semakin dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam banyak hal juga dari yang berbentuk real maupun non real, contoh, pengembangan robot oleh pakar-pakar negara-negara maju semakin giat saja,
Jepang sendiri sebagai salah satu negara maju yang paling giat dalam melakukan penelitian dan pembuatan robot-robot selalu memperkenalkan robot terbaru hasil ciptaan mereka. Sedikit melihat kondisi negara kita dalam sudut pandang Artificilal Intellegence, Indonesia masih kurang dalam hal AI atau pun aplikasi-aplikasi AI, memang beberapa mahasiswa Indonesi ada yang pernah menjadi juara dalam kontes robot Internasional, tapi saya percaya juga ada yang masih asing dengan istilah tersebut.
Mari bangun kita bangun Indonesia mulai dari diri kita sendiri dengan cara mempunyai totalitas dan intergritas yang tinggi terhadap apa saja yang kita lakukan apapun profesi kita untuk Indonesia yang lebih baik.

Categories: